Minggu, 23 November 2014

Mengapa Orang Kafir Membenci Islam

Allah swt di dalam Al Qur'an telah membongkar dan mengupas tuntas segala
bentuk keburukan dan kejahatan yang dilakukan oleh orang - orang kafir terhadap Islam dan umatnya, bagaimana sifat dan karakter mereka :

1. Tidak ridha umat Islam aman dan bahagia.

"Orang - orang kafir dari Ahli Kitab dan orang - orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu.
Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar"

(QS Al Baqarah 2 : 105)

2. Targetnya mengkafirkan umat Islam.

"Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran.
Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu"

(QS Al Baqarah 2 : 109)

3.Hidup laksana hewan.

"Sesungguhnya Allah memasukkan orang - orang mukmin dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai - sungai.
Dan orang-orang kafir bersenang - senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka"

(QS Al Muhammad 47 : 12)

4.Kekayaannya untuk menghalangi dakwah Islam.

"Sesungguhnya orang - orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk
menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang - orang yang kafir itu dikumpulkan"

(QS Al Anfal 8 : 36)

5.Melakukan konspirasi kerusakan.

"Orang - orang munafik laki - laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya [648].
Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang - orang munafik itu adalah orang - orang yang fasik"

(QS At Taubah 9 : 67)

Segala bentuk kejahatan dan sikap oportunis orang - orang kafir dan munafiq
dibongkar dalam Al Qur'an, itulah antara lain alasan kebencian mereka
terhadap Islam, kitab suci Islam, Nabi Islam, dan umat Islam.
Hal ini sangat manusiawi, siapapun yang dibongkar aibnya, jika tidak bertobat pasti akan marah dan melampiaskan kemarahannya dengan menghalalkan segala cara.

Keadaannya tidak jauh berbeda, bila seorang presiden dikritik rakyatnya dia
pasti marah sekalipun kritik itu bersifat konstruktif dan dengan itikad baik.
Berapa banyak penguasa diktator di dunia ini, sengaja membuat UU serta aturan hukum yang dapat menjerat rakyat yang mengkritiknya. Di zaman Orde Baru kita mengenal UU Subversi, sedang di zaman reformasi kita mengalami pahitnya hidup di bawah UU antiterorisme. Karena ternyata, UU ini hanya ditujukan untuk aktivis muslim, dengan memposisikan gerakan Islam sebagai gerakan teror versi penguasa.

Sejak disahkan, tahun 2003, korban UU antiterorisme adalah umat Islam.
Apakah umat non-Muslim tidak ada yang melakukan tindakan terorisme di negeri ini ? Pembunuhan sejumlah polisi di Papua oleh masyarakat Kristen adalah tindakan teror, pengrusakan rumah Bupati di Endeh kaitannya dengan hukuman mati Tibo cs adalah tindakan teror, pembunuhan ratusan santri di Poso adalah teror bengis. Raperda kota Injil Manokwari yang melarang wanita muslimah kenakan jilbab, tidak boleh membunyikan suara adzan ke luar ruangan masjid, bukankah itu teror juga ? Mengapa mereka tidak dijerat dengan UU antiterorisme ?

Diskriminasi, sombong, menentang kebenaran, membelanjakan sebanyak - banyak hartanya untuk menghalangi manusia dari jalan Allah, adalah sifat - sifat buruk kaum kuffar, sebagaimana telah dijelaskan dalam ayat Al Qur'an di
atas. Oleh karena sifat jahat inilah, Allah swt menempatkan mereka di dalam
neraka yang paling bawah, dan orang kafir serta munafiq tidak akan mendapat pertolongan dari siapapun juga.

Allah swt memperingatkan kepada orang - orang mukmin agar waspada terhadap kejahatan kaum kuffar. Perilaku kaum kuffar seperti hewan, tidak paham halal dan haram, juga tidak paham moral dan tidak bermoral. Maka umat Islam dilarang bersahabat dengan orang kafir, agar tidak menularkan kejelekannya seperti menularnya wabah flu burung yang mematikan itu.

"Hai orang - orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman
kepercayaanmu orang - orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti - hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat - ayat (Kami), jika kamu memahaminya"

(QS Al Imran 3 : 118)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar