Senin, 24 November 2014

HANYA ISLAM YANG DITERIMA

Islam telah sempurna, demikian yang harus umat islam yakini. Islam juga adalah agama yang di ridhai oleh Allah Ta'ala dan bukan agama lainnya.
Ini pun harus dipahami. Setiap agama mungkin mengklaim, merekalah yang paling benar. Namun karena berdasarkan wahyu dari Allah SWT dengan adanya realita berbagai ragam agama, yang diterima di sisi Allah SWT hanyalah satu yaitu Islam.

Allah SWT berfirman :

"Pada Hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni'mat-Ku, dan telah Ku-ridhai islam itu jadi Agama bagimu"

(QS. Al Maidah : 3)

Ketika Ibnu Abbas membaca ayat di atas,beliau berkata, "Orang Yahudi mengatakan :
seandainya ayat ini turun ditengah - tengah kami, niscaya kami akan merayakan hari turunnya ayat tersebut sebagai 'ied (hari besar atau hari raya)."
Ibnu Abbas berkata bahwa ayat ini turun saat bertemunya dua hari raya yaitu hari raya 'ied (haji akbar) dan hari jum'at.[1]

Beberapa pelajaran yang bisa kita petik dari ayat diatas :

Pertama : Ajaran Islam telah sempurna sehingga kita tidak butuh pada agama dan nabi yang lain.

Saat nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam wukuf di arafah ketika Haji Wada', turunlah ayat diatas. Inilah ayat dari Al Qur'an yang diturunkan terakhir. Karena beberapa waktu setelah ayat tersebut turun, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam meninggal dunia, yaitu setelah beliau kembali ke madinah selepas pulang dari Haji. Hal ini menunjukkan bahwa ketika Rasulullah SAW meninggal dunia, sudah sempurnalah islam. Demikian penjelasan guru kami, Syaikh DR. Sholih Al Fauzan.

seorang ahli tafsir terkemuka - Ibnu katsir rahimahullah berkata tentang ayat ini, "Inilah nikmat Allah Azza wa jalla yang terbesar bagi umat ini dimana Allah Ta'ala telah menyempurnakan agama mereka, sehingga mereka pun tidak membutuhkan nabi lain selain nabi mereka Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Oleh karena itu, Allah menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi, dan mengutusnya kepada kalangan jin dan manusia. Maka perkara yang halal adalah yang beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam halalkan dan perkara yang haram adalah yang beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam haramkan."

Kedua : Tidak perlu ada penambahandan pengurangan dalam ibadah alias kita dilarang berbuat Bid'ah (amalan yang tidak ada tuntunan).

Ibnu Abbas ra; berkata :

"Allah telah menyempurnakan islam, sehingga mereka (umat islam) tidak perlu lagi menambah ajaran Rasul - selamanya dan Allah pun telah membuat ajaran islam itu sempurna sehingga jangan sampai dikurangi - selamanya. Jika Allah telah ridha, maka janganlah ada yang murka dengan ajaran islam - selamanya."

Ketika Imam malik ra; membicarakan ayat diatas, beliau juga menyinggung bahaya Bid'ah. Beliau berkata :

"barangsiapa yang berbuat Bid'ah dalam islam dan ia menganggapnya hasanah (baik), ia berarti telah mengklaim bahwa Muhammad SAW telah mengkhianati risalah. Karena Allah telah berfirman (yang artinya) :
"Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu.." Jika disaat Rasulullah hidup, sesuatu bukanlah termasuk ajaran islam, maka saat ini juga bukanlah ajaran islam.

Dari 'Aisyah, Rasulullah SAW bersabda :

"Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak."

Ketiga : Ayat di atas adalah sanggahan untuk orang yang mendiskreditkan islam dengan mengatakan bahwa islam tidak cocok untuk setiap zaman dan setiap tempat.

Seperti orang yang mengatakan bahwa islam itu benar - benar kuno dan tidak cocok lagi untuk zaman saat ini. Jika dikatakan dalam ayat bahwa islam telah sempurna berarti islam itu cocok untuk setiap zaman dan tempat. Jika sebagian orang dangkal dalam memahami islam, maka yang keliru bukan islamnya, namun karena kedangkalan pikirannya. Jadi islam itu sempurna dan berlaku untuk setiap zaman bagi para hamba hingga datangnya hari kiamat.

Keempat : Memeluk Islam adalah nikmat yang amat besar, yang patut disyukuri.

Jika dikatakan dalam ayat bahwa Allah telah mencukupkan nikmat-Nya, maka hal ini menunjukkan islam adalah nikmat yang paling besar bagi seorang hamba. Namun siapa yang menerima nikmat ini, itulah mereka yang bisa mengambil manfaat. Sebaliknya, siapa yang menolaknya, merekalah yang berdosa dan akan mendapatkan dhoror (bahaya).

Kelima : Allah hanya meridhai Islam, bukan agama lainnya.

Disebutkan dalam ayat bahwa Allah telah meridhai islam sebagai agama. padahal islam yang dikatakaan telah sempurna sebagaimana disebut di awal ayat. Jadi, Allah telah menyempurnakan Islam, telah meridhainya dan telah meridhai hamba-Nya. Sehingga yang diridhai hanyalah Islam, bukan agama lainnya. Allah Ta'ala berfirman :
"Agama yang diterima di sisi Allah hanyalah Islam"

(QS. Ali Imran : 19)

Setelah datangnya agama yang dibawa oleh Nabi kita Muhammad SAW, maka agama lainnya seperti Nashrani dan Yahudi, seluruhnya adalah agama yang batil yang tidak diridhai oleh Allah SWT. Dalam ayat lain disebutkan :

"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali - kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang - orang yang rugi."

(QS. Ali Imran : 85)

Keenam : Bantahan untuk yang menyatakan semua agama sama.

Ayat yang kita bahas dan dua ayat terakhir yang disebutkan di atas menunjukkan kelirunya pemahaman yang menyatakan semua agama sama.
Ada yang mengklaim bahwa Nashrani, Yahudi dan Islam semuanya agama yang benar dan dapat mengantarkan pada Allah SWT karena sama - sama agama samawi yang turun dari langit. Ini jelas pemahaman keliru dan dusta. Karena tidak ada lagi agama yang benar setelah datangnya Islam.
Yang benar hanya Islam. Setelah datang Islam yang dibawa oleh Nabi kita Muhammad SAW terhapuslah ajaran agama sebelumnya yaitu Yahudi dan Nashrani. Agama yang lain bisa jadi terhapus dan tergantikan, yang ada dan diridhai hanyalah satu yakni Islam. Sehingga siapa yang ingin masuk surga, maka peluklah agama islam. Siapa yang malah mencari agama selain Islam, maka tempatnya neraka karena ia berarti telah menolak agama yang Allah SWT ridhai.

Agama Yahudi yaitu ajaran Musa Alaihis salam yang saat itu menjadi agama dan tidak menyimpang, maka diterima. Begitu pula agama nashrani yang tidak menyimpang demikian. Namun setelah datangnya Islam yang di bawah oleh Nabi kita Muhammad SAW ajaran - ajaran sebelumnya terhapus, yang tersisa hanyalah Islam.

Sehingga tidak ada pilihan dan hukumnya wajib untuk mengikuti Islam sebagaimana yang Allah perintahkan dan ini berlaku untuk setiap zaman dan tempat. Allah Ta'ala telah memerintahkan untuk mengikuti agama yang dibawa oleh Muhammad SAW sebagaimana dalam ayat lainnya :

"Katakanlah : "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa - dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
"Katakanlah : "Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang - orang kafir."

(QS. Ali Imran : 31 - 32)

Minggu, 23 November 2014

Mengapa Orang Kafir Membenci Islam

Allah swt di dalam Al Qur'an telah membongkar dan mengupas tuntas segala
bentuk keburukan dan kejahatan yang dilakukan oleh orang - orang kafir terhadap Islam dan umatnya, bagaimana sifat dan karakter mereka :

1. Tidak ridha umat Islam aman dan bahagia.

"Orang - orang kafir dari Ahli Kitab dan orang - orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu.
Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar"

(QS Al Baqarah 2 : 105)

2. Targetnya mengkafirkan umat Islam.

"Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran.
Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu"

(QS Al Baqarah 2 : 109)

3.Hidup laksana hewan.

"Sesungguhnya Allah memasukkan orang - orang mukmin dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai - sungai.
Dan orang-orang kafir bersenang - senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka"

(QS Al Muhammad 47 : 12)

4.Kekayaannya untuk menghalangi dakwah Islam.

"Sesungguhnya orang - orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk
menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang - orang yang kafir itu dikumpulkan"

(QS Al Anfal 8 : 36)

5.Melakukan konspirasi kerusakan.

"Orang - orang munafik laki - laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya [648].
Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang - orang munafik itu adalah orang - orang yang fasik"

(QS At Taubah 9 : 67)

Segala bentuk kejahatan dan sikap oportunis orang - orang kafir dan munafiq
dibongkar dalam Al Qur'an, itulah antara lain alasan kebencian mereka
terhadap Islam, kitab suci Islam, Nabi Islam, dan umat Islam.
Hal ini sangat manusiawi, siapapun yang dibongkar aibnya, jika tidak bertobat pasti akan marah dan melampiaskan kemarahannya dengan menghalalkan segala cara.

Keadaannya tidak jauh berbeda, bila seorang presiden dikritik rakyatnya dia
pasti marah sekalipun kritik itu bersifat konstruktif dan dengan itikad baik.
Berapa banyak penguasa diktator di dunia ini, sengaja membuat UU serta aturan hukum yang dapat menjerat rakyat yang mengkritiknya. Di zaman Orde Baru kita mengenal UU Subversi, sedang di zaman reformasi kita mengalami pahitnya hidup di bawah UU antiterorisme. Karena ternyata, UU ini hanya ditujukan untuk aktivis muslim, dengan memposisikan gerakan Islam sebagai gerakan teror versi penguasa.

Sejak disahkan, tahun 2003, korban UU antiterorisme adalah umat Islam.
Apakah umat non-Muslim tidak ada yang melakukan tindakan terorisme di negeri ini ? Pembunuhan sejumlah polisi di Papua oleh masyarakat Kristen adalah tindakan teror, pengrusakan rumah Bupati di Endeh kaitannya dengan hukuman mati Tibo cs adalah tindakan teror, pembunuhan ratusan santri di Poso adalah teror bengis. Raperda kota Injil Manokwari yang melarang wanita muslimah kenakan jilbab, tidak boleh membunyikan suara adzan ke luar ruangan masjid, bukankah itu teror juga ? Mengapa mereka tidak dijerat dengan UU antiterorisme ?

Diskriminasi, sombong, menentang kebenaran, membelanjakan sebanyak - banyak hartanya untuk menghalangi manusia dari jalan Allah, adalah sifat - sifat buruk kaum kuffar, sebagaimana telah dijelaskan dalam ayat Al Qur'an di
atas. Oleh karena sifat jahat inilah, Allah swt menempatkan mereka di dalam
neraka yang paling bawah, dan orang kafir serta munafiq tidak akan mendapat pertolongan dari siapapun juga.

Allah swt memperingatkan kepada orang - orang mukmin agar waspada terhadap kejahatan kaum kuffar. Perilaku kaum kuffar seperti hewan, tidak paham halal dan haram, juga tidak paham moral dan tidak bermoral. Maka umat Islam dilarang bersahabat dengan orang kafir, agar tidak menularkan kejelekannya seperti menularnya wabah flu burung yang mematikan itu.

"Hai orang - orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman
kepercayaanmu orang - orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti - hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat - ayat (Kami), jika kamu memahaminya"

(QS Al Imran 3 : 118)

DZIKIR PAGI DAN PETANG






Dari Anas bin Malik رضي الله عنه ia berkata : "Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda: 'Aku duduk bersama orang - orang yang berdzikir kepada Allah dari mulai shalat Shubuh sampai terbit matahari lebih aku sukai dari memerdekakan empat orang budak dari anak Isma'il. Dan aku duduk bersama orang - orang yang berdzikir kepada Allah dari mulai shalat 'Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai dari memerdekakan empat orang budak."
(HR. Abu Dawud no. 3667, lihat Shahiih Abi Dawud 11/698 no. 3114 - MisykaatulMashaabiih no. 970, hasan)

Imam Ibnu Qayyim رحمه الله berkata : "Waktunya antara Shubuh hingga terbit matahari, dan antara 'Ashar hingga terbenam matahari."

Dalil dari al-Qur'an tentang Dzikir Pagi dan Petang.
 
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْراً كَثِيراً. وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً
 
"Hai orang - orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang se­banyak - banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang."
(QS. Al Ahzab : 41-42)
 
Al-Jauhari (seorang ahli bahasa Arab) ber­kata: (أَصِيلاً  artinya, waktu antara 'Ashar sampai Maghrib."
 
فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
 

"Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Rabb-Mu pada waktu petang dan pagi."
(QS. Al Mu'min : 55)
(َالْإِبْكَار) artinya, awal siang hari, sedangkan (الْعَشِيُّ) artinya, akhir siang hari.
 
Allah سبحانه و تعالي berfirman :
 
فَاصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ
 
"Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil me­muji Rabb-Mu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya)."
(QS. Qaaf : 39).
 
Ini merupakan penafsiran dari apa yang di­sebutkan dalam beberapa hadits Rasulullah صلي الله عليه وسلم, bahwa siapa yang mengucapkan begini dan begitu pada pagi dan petang hari.
maksudnya adalah sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam­nya, yaitu memulainya sesudah shalat Shubuh dan sesudah shalat 'Ashar.
(Lihat penjelasan Imam Ibnu Qayyim dalamShahiih al-Waabilish Shayyib hal. 165 -166)

KISAH NYATA : “Misteri Tentara Allah SWT Berwujud Malaikat di Gaza”

Kejadian – Kejadian Aneh Dan Misterius Seputar Perang Gaza. Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
Sudah lama Israel "bernafsu" menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.
Akhirnya Israel melakukan serangan "habis-habisan" ke wilayah ini. Mereka "mengguyurkan" ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.
Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.
Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi
pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton "bom canggih" buatan Amerika Serikat.
Akan tetapi di sana ada "kekuatan lain" yang membuat para mujahidin mampu membuat "kaum penjajah" itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata - senjata "kuno".
Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya "pasukan lain" yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa "aneh" lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnalis, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah - khutbah Jumat mereka.
Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah - kisah "ajaib" tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman.
Selamat mengikuti.
Pasukan ‘Berseragam Putih’ di Gaza

Ada "pasukan lain" membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki - laki diinterogasi mengenai ciri - ciri para pejuang al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan, mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki - laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam - hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki - laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut - turut, setiap ditanya, laki - laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, "Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih !!"
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya "pasukan lain" yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah ? Sopir malang itu menjawab, "Saya bukan kelompok mana - mana. Saya cuma sopir ambulan."
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, "Pasukan yang berpakaian putih - putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana ?" Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. "Saya tidak tahu," jawaban satu - satunya yang ia miliki.
Suara Tak Bersumber
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.
"Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau," kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara "Utsbut, tsabatkallah" yang maknanya kurang lebih, "tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu." Ucapan itu ia dengar berulang - ulang sebanyak tiga kali.
"Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya," ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesuatu yang "ajaib" terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. "Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat," kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situsalraesryoon.com, ikut mendukung kisah - kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, "Ketika saya mengamati gerakan tank - tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali - kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”
Cerita mengenai "pasukan tidak dikenal" juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang hendak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. "Kenapa kalian menangis ?" tanyanya. "Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak - porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang," jawabnya.
Saksi Serdadu Israel
Cerita tentang "serdadu berseragam putih" tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
"Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta," kata anggota pasukan ini.
Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan "hantu". Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.
Masih dari Channel 10, seorang Tentara Israel lainnya mengatakan, "Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih - putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati."
Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu ?
Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh
Di saat para mujahidin terjepit, hewan - hewan dan alam tiba - tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.
Sebuah kejadian "aneh" terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba - tiba sebuah pesawat mata - mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.
Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar - putar di atas.
Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau - ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank - tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.
Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa - apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank - tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.
Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, "allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum," yang maknanya, "Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga Tidak memiliki kesempatan serupa."
Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.
Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihat lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan ? Wallahu a’lam.
Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.
Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa, "Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu."
Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.
Merpati dan Anjing
Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah "aneh" lainnya kepada situs Filithin Al Aan. Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal - rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.
Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.
Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.
Ada lagi cerita "keajaiban" mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba - tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.
Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, "Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami."
Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.
Kabut pun Ikut Membantu
Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam.
Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank - tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata - mata terus mengawasi.
Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba - tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.
Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. la bercerita bagaimana kabut tebal tiba - tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.
Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank - tank tentara Israel guna meledakkannya. "Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini," kata Abu Ubaidah.
Tiba - tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank - tank, menanam ranjau - ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata - mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka - luka setelah ranjau - ranjau itu meledak.
Selamat dengan al-Qur’an
Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.
Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.
Buku kumpulan doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah "berantakan".
Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun.
Dr Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa - doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.
Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing - puing bangunan. "Akan tetapi mushaf - mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa - apa, "ucapnya seraya tak henti bertasbih."
"Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat - ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah - buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang - orang yang sabar, yaitu orang - orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,"
(Al-Baqarah : 155 - 156)," jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online.
Harum Jasad Para Syuhada
Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.
Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini "hilang" setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.
Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo.com, serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.
Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang - orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.
Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.
Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan - amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.
Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.
Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi, saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, "Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa - desa. Saya ingin melihat bangunan - bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada."
Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir
Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir - Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.
Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.
Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita - citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.
Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.
Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.
Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. "Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu," jawabnya.
Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda - tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times  (7/2/ 2009)
Terbunuh 1.000, Lahir 3.000
Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.
Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Is*rael melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.
Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan - bulan sebelumnya. "Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus," katanya kepada islamonline.net.
Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.
"Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka," ungkapnya.
Sumber : Pancatunggal.info

Cara Memilih Pasangan Hidup Menurut Islam

Pernikahan merupakan sesuatu hal yang sakral, maka untuk mencari pasangan hidup tidak boleh asal - asalan. karena pada dasarnya setiap orang hanya ingin punya satu pasangan dalam hidupnya, walaupun dalam perjalanan banyak hal yang terjadi. berikut saya akan memberikan tips cara memilih pasangan yang baik menurut agama islam.


Sabda Rasulullah SAW :
"Seorang wanita biasanya dinikahi karena empat hal,yaitu karena hartanya, karena nasabnya (keturunannya), karena kecantikannya dank arena agamanya. Maka utamakan memilih istri (wanita) karena agamanya. Kamu akan merugi (bila tidak memilih karena agamanya)"
(HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

Setiap orang yang berkeluarga pasti menginginkan kehidupan yang bahagia. Maka sebagai umat islam, kita harus memakai cara pandang dan petunjuk Allah dan Rasulullah SAW dalam membangun mahligai rumah tangga tersebut.
Bagi laki - laki agar rumah tangganya bahagia, yang harus dilakukan degan cermat adalah saat mencari pasangan hidupnya (istri). Bila ia berhasil mendapatkan wanita shalihah sejati, Insya Allah keluarganya akan bahagia.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan laki - laki bila hendak memilik istri, antara lain :

1. Utamakan Yang baik Kualitas Agamanya
Faktor pertama ini adalah faktor yang paling dominan dan menentukan. Karena Islam merupakan agama  fitrah dan moral yang mulia, maka suatu pernikahan harus berasaskan tuntunan sifat - sifat mulia, nilai - nilai luhur dan etika yang baik.

Rasulullah SAW menilai bahwa wanita shalihah merupakan karunia terbesar bagi laki - laki, sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra. :
"Empat perkara, yang apabila dianugerahkan kepada seseorang,maka berarti dia mendapatkan kebaikan didunia dan diakhirat yaitu hati yang pandai bersyukur,l isan yang sering berdzikir, tubuh yang bersabar atas musibah, dan istri yang tidak menganiaya suaminya (bisa menjaga diri dan harta sumaminya)"
(HR. Thabrani)

Kemudian Rasulullah SAW menjelaskan secara rinci dari sifat wanita shalihah, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Umamah ra. :
"Setelah taqwa kepada Allah SWT, seorang mukmin tidak mendapatkan faedah sesuatu yang lebih baik dari pada mempunyai istri yang shalehah yang bila diperintah mentaatinya, bila dipandang menyenangkan, bila disumpah (yakni perjanjian awal pernikahan) dia menepatinya, dan bila ditinggal (pergi) menjaga diri dan harta suaminya."
(HR. Ibnu Majah)

2. Haram menikahi Wanita Musyrik/Kafir
Menikahi orang kafir dan musyrik diharamkan dalam islam, sebagaimana disinyalir dalam firman-Nya : 
"Dan janganlah kamu nikahi perempuan - perempuan msyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik daripada perempuan musyrik, walaupun dia menarik hatimu."
 (QS. Al Baqarah : 221)

Kerena itu,kita tidak boleh menyambung tali perkawinan antara dua hati dan dua akidah yang bertentangan. Sebab nilai akhir dari pernikahan bukanlah sekedar pelampiasan seksual, melainkan adanya kesamaan  arah dalam mengarungi bahtera hidup. Itulah rahasia Islam, kenapa mengharamkan kawin dengan orang yang berbeda agama, karena tidak akan terjalin kebahagiaan rohani.

3. Utamakan Memilih Yang Bukan Kerabat
Islam mengajarkan agar dalam memilih calon pendamping dicari orang yang bukan kerabat sendiri, dengan menitikberatkan kufu’ (keseimbangan derajat) agama, moral dan nasab yang mulia. Semua itu untuk menjaga kokohnya keturunan. Sebab, pernikahan antara kerabat, dapat melumpuhkan jasmani dan otak bagi anak turunannya.  

Sebagaimana dalam hadist Rasulullah SAW :
"Janganlah kalian menikahi kerabat dekat, sebab dapat (berakibat) melahirkan anak yang lemah (akal dan fisiknya)." 
(Hadist Syarif)

4. Utamakan Wanita Yang Subur (Berketurunan)
Islam menganjurkan agar seseorang laki - laki (calon suami) memilih perempuan (calon istri) yang subur dan mencintai,tidak punya penyakit yang menghalangi kehamilan dan sanggup menjaga tugas sebagai seorang ibu rumah tangga yang baik.

Untuk itu tidak perlu heran, ketika seorang menghadap kepada Nabi SAW seraya berkata : "Wahai Rasulullah, aku mencintai perempuan yang punya kedudukan dan kekayaan,hanya saja,dia tidak dapat melahirkan keturunan. Apakah dia harus aku nikahi ?" Maka Rasulullah SAW melarangnya. Lalu datang orang kedua,menanyakan hal yang serupa, Rasulullah SAW pun melarangnya. Akhirnya, datang orang yang ketiga, dan menanyakan hal yang serupa. Maka beliaupun bersabda : "Menikahlah dengan perempuan yang subur (dari nasab yang banyak melahirkan anak) dan mencintai suami, karena aku bangga dengan banyaknya pengikut dari keturunanmu dihadapan berbagai umat kelak."
(HR. Abu Dawud, Nasa'I dan Hakim)

5. Mengutamakan Yang Masih Gadis
Islam menganjurkan dalam menentukan pilihan seorang istri, hendaklah mengutamakan perempuan - perempuan yang masih perawan dari pada  janda. Lebih – lebih bagi jejaka atau mereka yang belum punya keturunan.

"pilihlah perempuan yang masih perawan, karena paling sedap bibirnya (lidahnya baik bicara), banyak keturunannya, jarang sifat makarnya, lebih rela dengan kepuasan tabiatnya."
(HR. Ibnu Majah dan Baihaqi)

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan setiap lelaki muslim ketika hendak memilih istri. Semoga istri - istri kita, adalah istri - istri yang shalehah, sehingga rumah tangga kita menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan wa rahmah.

Amin Allahuma Amin